MENPORA PERINTAHKAN PSSI BLACKLIST PEMAIN MUDA INI?





Kabar mengejutkan datang dari Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. Salah satu pejabat terasnya secara tegas meminta PSSI memberikan sanksi keras terhadap penolakan yang dilakukan oleh Andri SYahputra.
"Kalau dia (Andri) nggak mau bela timnas, kami (pemerintah) menyarankan agar PSSI mencoret dia. Memasukkan nama dia dalam daftar black list," kata Sekertaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Dewa Broto, di Jakarta, Jumat (24/03), seperti dilansir dari Republika.
Mewakili Menpora, Gatot menegaskan bahwa pemerintah sangat kecewa dan menyesalkan penolakan seorang WNI yang tengah menimba ilmu di Qatar itu. Andri Syahputra sebelumnya dikabarkan menolak panggilan PSSI untuk ikut seleksi Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri.
Dalam statusnya sebagai Warga Negara Indonesia, penolakan tersebut dianggap sebagai peremehan terhadap negara. Salah satu bentuk bela negara bagi seorang pemain sepakbola adalah bersedia membela Tim Nasional.
Gatot membandingkan dengan rata-rata pemain di daratan Eropa yang justru berlomba-lomba memenuhi panggilan negaranya. Tidak ada alasan untuk menolak, kecuali cedera atau ada halangan. Sebut saja baru-baru ini Karim Benzema justru meradang ketika tidak dipanggil Timnas Perancis.
"Kalau kita lihat di (liga-liga) Eropa, sehebat apa pun pemain, dia pasti akan patuh dan bangga jika diminta membela timnas. Karena itu bagian dari salah satu bentuk pengabdian terhadap negara," kata Gatot.
Itu sebabnya Kemenpora merasa perlu menghimbau PSSI untuk memasukkan Andri Syahputra ke dalam "daftar hitam" PSSI alias tidak perlu diberi kesempatan lagi memakai kostum Merah Putih.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia Indra Sjafri enggan berkomentar terkait kabar Andri Syahputra menolak dipanggil seleksi. Dia akan menunggu sampai tanggal pemanggilan yang telah ditetapkan.
PSSI sebelumnya telah mendapatkan kepastian bahwa Andri menolak mengikuti seleksi timnas U-19. Sang ayah, Agus Sudarmanto, mengaku keberatan dan meminta agar anaknya fokus di Qatar.
Andri dan 11 pemain lainnya memang dijadwalkan mengikuti seleksi pada 6-10 April mendatang. Mereka diharapkan hadir pada awal bulan depan untuk dilihat penampilannya.
"Saya tidak tahu (soal Andri menolak dipanggil seleksi). Saat ini saya tidak mau berkomentar, nanti saya akan membuat statement setelah tanggl 6-10 siapa saja pemain yang mungkin tidak hadir," ungkap Indra di Jakarta, Selasa (21/3/2017).
Kendati demikian, eks pelatih Bali United itu menegaskan bahwa setiap warga negara Indonesia itu memiliki hak dan kewajiban. Namun ketika ada panggilan negara, wajib hukumnya untuk hadir.
"Pemain nasional itu ada hak dan kewajiban. Kalau dipanggil ya harus ada kewajiban untuk hadir." katanya.
Timnas U-19 saat ini sedang menggelar pemusatan latihan di Lapangan Atang Soetrisna, Cijantung, Jakarta. Sebanyak 35 pemain dipanggil dalam proses seleksi tersebut.

No comments